Sejumlah prestasi dan penghargaan ditorehkan KRI Sultan Hasanuddin-366 dalam misi perdamaian dunia di Lebanon selama 6 bulan. Di antaranya medali dan piagam Medal of Valor serta penganugerahan gelar Al Kubro al Bahri yang bermakna “penguasa laut yang besar”. Demikian dikatakan Danlantamal- I Laksamana Pertama TNI Didik Wahyudi saat menyambut kedatangan kapal perang tipe korvet kelas Sigma tersebut di Pelabuhan Belawan, Senin (7/1).

Sedangkan prestasi yang diraih antaranya selama 19 kali on task, dilakukan hailing 686 kontak kapal permukaan dan melaksanakan monitor military air activity serta 135 kali kontak pesawat militer.

Selain itu juga sebagai MIO Commander 13 kali, sebagai Anti Air Warfare Coordinator 21 kali dan sebagai Hello Element Control sebanyak 18 kali.

Untuk itu Danlantamal-I Didik Wahyudi menyatakan rasa bangganya kepada 105 prajurit TNI yang telah berhasil menunaikan tugas mulia dan selamat kembali di tanah air tersebut.

Pada kesempatan itu Komandan Satgas Maritim Konga XXVIII- D /UNIFIL 2012 Letkol Laut (P) Dato Rusman SN mengatakan, setelah berlayar lintas laut selama 25 hari dari Lebanon, KRI Sultan Hasanuddin-366 akhirnya tiba di Perairan Indonesia.

Saat memasuki perairan Indonesia, KRI Sultan Hasanuddin-366 turut disambut unsur laut dan udara TNI Angkatan Laut di Perairan Tanjung Jambo Aye, dengan manuvra taktis dan dilanjutkan dengan konvoi laut bersama menuju Pelabuhan Belawan.

Perjalanan KRI Sultan Hasanuddin-366 dalam rangkaian Satgas Maritim TNI Konga XXVIII/D UNIFIL tersebut, juga melakukan lawatan di sejumlah negara. Di antaranya Mesir, Arab Saudi, Oman dan Sri Lanka.

Bahkan, 95 prajurit yang tergabung dalam pasukan PBB itu berkesempatan melaksanakan misi spiritual lewat ibadah umroh dan ziarah di tanah suci saat sandar di Jeddah Islamic Port.

Di samping mengemban misi perdamaian dan diplomasi, KRI Sultan Hasanuddin juga turut menyukseskan program pemerintah dalam mempromosikan wisata Indonesia.

Sumber: Analisadaily