JAKARTA – Korps Marinir TNI Angkatan Laut memperingati hari jadinya yang ke-67 di Lapangan Apel Brigif-2 Marinir Kesatrian Marinir Hartono, Cilandak, Jakarta Timur, hari ini.

Upacara berlangsung khidmat diiringi rangkaian atraksi demo sniper, penembakan Howitzer 105 mm, Perkelahian Sangkur dan Mixed martial art, Terjun payung, defile pasukan dan defile material tempur. Kepala Staf Angkatan Laut (KASAL) Laksamana Soeparno mengingatkan bahwa dalam ulang tahunnya, Marinir harus mampu meningkatkan kompetensi dan profesionalisme prajurit ke arah lebih baik.

“Setiap tahun saya saksikan selalu ada perubahan dan kemajuan positif terhadap korps marinir sebagai pasukan yang menjadi ujung tombak pertahanan negara, siap mempertahankan keutuhan dan kedaulatan NKRI,” jelas Soeparno dalam keterangannya, Kamis (22/11/2012).

Keberhasilan marinir dalam beberapa aspek dan peningkatan profesionalisme prajurit ini juga harus diimbangi dengan karakter yang religius dan humanis, dengan begitu tidak ada rasa sombong dan lupa diri. “Perlu disadari bahwa seluruh jajaran korps Marinir hendaknya tidak menjadi sombong, lupa diri dan tinggi hati serta membusungkan dada secara berlebihan, namun jadikan keberhasilan sebagai semangat untuk berbuat lebih baik lagi,” sambungnya.

Hadir dalam ulang tahun ini Letnan Jendral (Mar) Pur. Nono Sampono. Dia mengamini sambutan Kasal Laksamana TNI Soeparno. “Kita harus bedakan individu sebagai warga negara dan keluarga besar marinir. Saya tidak mau mengajak marinir dalam kancah politik praktis. TNI sebagai alat negara untuk pertahanan. Saya sebagai purnawirawan juga punya hak politik. Namun sulit melepaskan identitas, bahwa orang mengenal saya sebagai purnawirawan marinir. Saya juga harus menjaga nama baik korp, jangan sampai saya kehilangan identitas jatidiri marinir,” jelas Nono.

Nono berharap di ulang tahunnya yang ke ke 67 ini, Marinir bertambah maju terutama di bawah kepemimpinan adik-adik juniornya ini. Dia juga berharap kepercayaan yang diberikan kepada meraka dimanfaatkan dengan baik.

“Setiap generasi punya tanggung jawab sejarah. Membuat keadaan lebih baik, dan memberikan kepada penerusnya kondisi yang lebih baik. Mudah-mudahan marinir lebih maju sebagai komponen TNI, mengingat kita ini negara kepulauan, peran marinir sangat diperlukan untuk menjaga keutuhan serta kedaulatan NKRI,” pungkasnya.

Sumber: okezone