Nunukan, 6/11 (ANTARA) – Masyarakat yang tinggal di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia, Pulau Sebatik, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Timur, berencana membentangkan bendera merah putih sepanjang 10 kilometer pada peringatan Hari Pahlawan, 10 November.

Ketua Panitia Pembentangan, Hj Nursan di Pulau Sebatik, Selasa, menyatakan, pembentangan bendera merah putih ini sengaja dilakukan bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan dalam rangka meningkatkan jiwa patriotisme dan menumbuhkan cinta Tanah Air bagi masyarakat perbatasan di pulau itu.

“Benderanya sudah ada di Sebatik setelah dijahit selama dua bulan lamanya dan pada waktu sesuai rencana siap dibentangkan,” katanya.

Ia menambahkan, bendera merah putih memiliki lebar 1,15 meter dan berat 7,516 ton dibentangkan dimulai dari Lapangan Sepakbola Desa Ajikuning Kecamatan Sebatik Tengah hingga depan Kantor PLN Desa Tanjung Harapan Kecamatan Sebatik Timur.

Pembentangan bendera merah putih yang direncanakan dimulai pukul 8.00 WITA pada 10 November 2012 ini akan melibatkan seluruh unsur masyarakat seperti tokoh masyarakat, TNI dari Satgas Pamtas TNI AD/AL dan juga siswa-siswi sekolah di Pulau Sebatik, kata Hj Nursan.

Selain bertujuan memupuk jiwa nasionalisme, dia mengatakan, pembentangan bendera merah putih ini juga dimaksudkan meningkatkan semangat persatuan dan kesatuan bagi masyarakat perbatasan yaitu menegaskan bahwa negara kesatuan Republik Indonesia (NKRI) adalah harga mati.

“Pembentangan bendera merah putih sengaja kita laksanakan pada peringatan Hari Pahlawan (10 Nopember 2012) dengan maksud memupuk jiwa nasionalisme, patriotisme masyarakat perbatasan dan mempertahankan NKRI,” ujar anggota DPRD Nunukan ini.

“Bendera merah putih tersebut, dibentangkan mengikuti jalur jalan raya dari Desa Ajikuning Kecamatan Sebatik Tengah sampai Desa Tanjung Harapan Kecamatan Sebatik Timur,” tambahnya.

Sumber: Antara