Yogyakarta (ANTARA News) – Indonesia merupakan bagian terpenting dari kekuatan Asia khususnya Asia Tenggara karena mampu memainkan perannya di kawasan tersebut, kata Konselor Politik dari Kedutaan Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Ted Lyng.

“Indonesia telah terlibat dalam berbagai penyelesaian konflik di Asia Tenggara seperti konflik yang terjadi di Myanmar. Selain itu Indonesia juga mampu memimpin Asia Tenggara melalui ASEAN pada 2011,” katanya di Yogyakarta, Rabu.

Menurut dia pada kuliah umum Program Studi Ilmu Hubungan Internasional Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), selain berperan dalam penyelesaian konflik di negara kawasan Asia Tenggara, Indonesia juga mampu mempertahankan keadaan ekonominya.

“Dari sisi ekonomi Indonesia termasuk negara yang stabil meskipun di berbagai negara seperti Eropa mengalami krisis berkepanjangan,” katanya.

Ia mengatakan, hal itu yang membuat Amerika Serikat (AS) menjalin kerja sama dengan Indonesia. Namun, sebagai negara besar masih banyak hal yang perlu dibenahi Indonesia seperti perdagangan yang masih kalah dengan Malaysia atau Singapura.

“Untuk itu `comprehensive partnership` yang telah terjalin selama dua tahun terakhir akan membawa Indonesia menjadi kunci dari kekuatan politik Asia,” katanya.

Menurut dia, dalam “comprehensive partnership” terdapat tiga pilar penting, yakni politik dan keamanan, ekonomi dan pembangunan, serta sosial, kebudayaan, ilmu, dan teknologi.

“Tiga pilar yang ada dalam kerja sama itu juga meliputi beberapa aspek yang menjadi fokus seperti pemberian beasiswa bagi pelajar Indonesia untuk belajar di AS, pertukaran kebudayaan, penyelesaian masalah bersama seperti perdagangan manusia dan hak asasi manusia,” katanya.

Sumber : Antara